Para Makelar sekalian. Mohon maaf BlogDuit masih belum bisa memberikan kiriman seputar SEO untuk website AOM Lite, terutama kalau urusannya dengan indeks Google. Akan tetapi, untuk yang tidak sabar, BlogDuit hanya bisa menyarankan untuk menggunakan Associate-O-Matic Title Tags and Meta Tag Script. BlogDuit belum mencoba yah…
Mengatur Tampilan Website Berbasis AOM 4.4.1
Baiklah. Mari kita sekarang fokus pada tujuan kiriman hari ini, yaitu mengatur tampilan website berbasis AOM 4.4.1. Yang akan kita bahas kali ini adalah:
- Mengatur tampilan lebar halaman
- Mengatur tampilan BOXES dan CUSTOM BOXES
- Mengatur tampilan TABs
- Mengatur tampilan LOGO IMAGE atau TEXT LOGO
Udahlah, 6 bahasan saja yah. Itu juga sudah cukup banyak. Dengan 6 hal itu saja dijamin tampilan lapak AOM kita akan berbeda.
[+] Kok 6 to, Mas? Hanya ada 4 butir gitu kok
[=] Itu di butir 2 ada 2 benda, Boxes dan Custom Boxes. Di butir 4 juga ada 2 benda.
[+] Oohh… gitu toh? Ya udah kalaw begituh.
#1 Mengatur Tampilan Lebar Halaman
Secara default, AOM membuat halaman website pada 99% dari lebar layar. Lebar website akan secara dinamis mengikuti lebar layar. Apabila resolusi layar 860 x 600, maka lebar website akan mengikuti. Dengan resolusi 1024x760, lebar website juga akan megikuti lebar resolusi layar. Apabila layar beresolusi 2048x1620 pun, lebar website akan tetap 99%.
Nah, kita bisa mengubah lebar website AOM kita sesuai selera kita. BlogDuit lebih suka membuat website AOM dengan lebar 1000 piksel.
Cara mengatur lebar website AOM
Langkah 1, login ke admin
Langkah 2, pilih Layout
Langkah 3, lihat pada Width. Ganti 99% dengan prosentase atau piksel yang dikehendaki. Untuk piksel, cukup dimasukkan angka saja, misalnya 1000 atau 980 atau 860
Langkah 4, klik save.
#2 Mengatur Tampilan Boxes dan Custom Boxes
Boxes default bawaan AOM ada 11 buah, yaitu:
- Related Category Box (Posisi L atau R)
- Tag Cloud Box (Posisi PT, PT2, PB, PB2, BT atau BB)
- Narrow By Brand Box (Posisi L atau R)
- Narrow By Price Box (Posisi L atau R)
- Rew Release Box (Posisi L atau R)
- Bestseller Box (Posisi L atau R)
- Most Gifted Box (Posisi L atau R)
- Most Wished for Box (Posisi L atau R)
- MP3 Clips Box (Posisi I1, I2, I3, I4, I5, I6, I7)
- Autoparts Finder Box (Posisi L atau R)
- Information Box (Posisi L atau R)
Untuk kode posisi L, R, PT, PB, BT, I1 dkk sudah tahu kan? kalu belum silakan lihat kembali bahasan sebelumnya: Mengatur Boxes.
Kotak dapat diatur untuk muncul atau tidak muncul di suatu halaman. Ada 5 halaman semuanya:
- Home
- Categories
- Subcategories
- Items
- Search
Secara default Category Box akan ditempatkan pada posisi L urutan 1 di halaman Home (H). Dengan demikian, silakan atur urutan kotak-kotak yang ingin ditampilkan baik di sebelah kiri atau kanan setiap halaman.
Misalnya, Kawan-Kawan memilih New Release, Bestseller, Most Gifted dan Most Wanted for boxes untuk ditampikan di sebelah kanan, berilah urutannya, misalnya:
New Release, Display Yes, Label = New Release, Items = 10, Photos Yes, Location = R, Order = 1
Arti dari pemilihan di atas, Kotak New Release ditampilkan, labelnya New Release, batas 1 piksel, Warna Batas #cccccc, Warna Latar #ffffff, jumlah item yang ditampilkan 10, Foto produk ditampilkan, Lokasi sebelah kanan (R), Urutan pertama.
Silakan untuk yang lain juga diatur.
Mengatur Kotak Kategori/Category Box
Apabila ingin menampilkan/tidak menampilkan Kategori, kita harus masuk ke menu Categories lalu aturlah seperti gambar di bawah.
Arti pengaturan di atas, Kotak Kategori tidak ditampilkan. Ini berguna apabila kita hanya ingin memasukkan satu kategori saja di website AOM kita dan memilih Subkategori dari Amazon yang ditampilkan. Nanti kita akan belajar bersama bahwa kita bisa membuat subkategori kastem pada kategori yang kita buat. Sekarang, kita biarkan saja kategori Amazon yang kita pakai.
Mengatur Kotak Subkategori/Subcategory Box
Untuk menampilkan atau tidak menampilkan subkategori, kita harus masuk ke menu Subcategories lalu mengatur dari sana. Contoh pengaturannya seperti tampilan di bawah.
Arti pengaturan di atas adalah Kotak Subkategori ditampilkan di halaman Home, Categories, Subcategories, Items dan Search All, labelnya Diving & Snorkeling, Ukuran Batas 1 piksel,Warna Batas #cccccc, Warna Latar belakang #ffffff, Lokasi Kiri (L), Urutan 1.
Di setiap halaman, Kotak Subkategori yang diatur seperti di atas akan ditampilkan pada urutan pertama.
Mengatur Custom Boxes
Mengatur Custom Boxes sama saja dengan mengatur Boxes. Masuklah ke menu Custom Boxes untuk mengaturnya.
Untuk menambah sebuah Custom Box, isikan angka 1 seperti pada gambar di bawah lalu klik Go >>. Apabila ingin menambahkan 5 ya isilah angka 5.
Untuk mengatur ditampilkan/tidak ditampilkan, lihat gambar di bawah.
Cara melihatnya pengaturan di atas:
- Kotak Kastem di atas diberi nama Ads Home (nama tidak ditampilkan)
- Display Yes, artinya kotak ditampilkan di halaman Home, Categories, Items, Custom Pages, Search All (semua dicentang).
- Box Type Raw HTML (untuk diisi kode HTML. Pada contoh di atas adalah kode adsense).
- Box Label kosong, artinya tidak ada label/nama kotak yang perlu ditampilkan.
- Border Color #ffffff, Ukuran 1 piksel
- Lokasi BB. Sudah tahu di mana lokasi BB?
- First Page Only dicentang. Apabila pilihan First Page Only ini dicentang maka centangan Home, Categories, Subcategories, Items, Custom Pages dan Search All jadi tidak berguna. Kotak hanya akan ditampilkan di halaman Home saja.
- Order tidak diisi karena pada Lokasi BB di mana kotak tersebut ditampilkan hanya ada 1 kotak kastem.
Nah, tentu Kawan-Kawan bisa mengatur selanjutnya untuk kotak-kotak yang lain, termasuk apabila Kawan-Kawan ingin membuat Custom Box. Gampang kan?
#3 Mengatur Tampilan Tabs
Tabs bisa ditampilkan atau tidak ditampilkan. Untuk mengaturnya, masuk ke menu Tabs lalu atur dari sana. Contohnya ada di gambar di bawah ini.
Arti pengaturan di atas, Tabs tidak ditampilkan.
Tabs itu apa sih? Hmm… apa ya? Lihat saja gambar di bawah. Itu namanya tabs.
#4 Mengatur Logo Images dan Text Logo
Website tampa logo atau header image kelihatan garing. Oleh karena itu, ada baiknya kita beri pemanis baik berupa logo image atau header image.
Untuk website AOM, apabila kita memakai Logo Image maka Text Logo tidak ditampilkan walaupun kita isi.
Untuk menampilkan Logo Image atau Logo Text, masuklah ke menu Images lalu scroll ke bagian seperti gambar di bawah.
Bagaimana membuat Logo Image?
Gampang. Kuncinya adalah membuat gambar dengan lebar sesuai lebar halaman yang telah kita atur di atas. Apabila lebar (width) halaman diatur 1000 piksel, buatlah gambar dengan lebar (width) 1000 piksel. Gambar bisa dicari di internet atau mengambil icons/gambar yang ada di Amazon.
Contoh header images yang mengambil icons dari Amazon:
Setelah gambar dibuat, upload ke hosting atau image sharing site. Lalu masukkan url image tersebut ke halaman pengaturan Logo Image.
Sebaliknya, apabila ingin menampilkan Text Logo, biarkan url Logo Image kosong lalu isikan teks yang ingin ditampilkan menjadi logo.
Oke Kawan-Kawan, cukuplah untuk sore ini yah. BlogDuit akan tutup toko dan melipat laptop karena harus mengejar waktu untuk pengajian Yasinan di RW.
[+] Mas, nanti dulu.
[=] Ada apa?
[+] Kasihlah contoh website AOM yang tampilannya sudah diatur seperti pada kiriman ini.
[=] Ohh… silakan kunjungi Diving & Snorkeling Store. Itu adalah contoh website AOM yang hanya memiliki 1 kategori dan tidak menampilkan category box di halaman manapun.
Blog Poll Indonesia. Blog jajak pendapat pertama Indonesia.









